Mengapa Bermain Game Bisa Disebut Berolahraga?

Pemain profesional esports (Foto: Techinasia.com)

Circlemed.co – Mungkin selama ini kalian sudah tidak asing dengan kata esports, apalagi teruntuk kalian penggemar video game. Yaps, esports merupakan olahraga yang dilakukan melalui media elektronik seperti komputer, handphone, konsol dan lainnya.

Namun, ternyata masih ada beberapa orang yang masih belum paham dengan pengertian esports, lalu apa sih arti esports yang sebenarnya? Langsung saja simak penjelasan berikut ini.

Melansir dari laman Esportsnesia.com, kata esports yang saat ini menjadi fenomena global awalnya bermula dari sebuah kompetisi yang diadakan oleh suatu komunitas, yang hanya memenangkan sebuah majalah. Kata esports sendiri kependekan dari electronic sports, yang artinya olahraga menggunakan game sebagai bidang kompetitif utama untuk dimainkan oleh profesional.

Meskipun permainan video game ini bersifat kompetitif, namun esports memiliki tingkatan yang lebih tinggi kalau kalian menyukai kompetisi yang berskala besar. Melansir dari laman Raftelcyber.net, video games yang termasuk dalam esports ialah seperti First-Person Shooters, Sports Game, Fighting Games, atau multiplayer arena pertempuran secara online (MOBA).

Meski begitu, esports juga memiliki potensi yang besar dalam dunia marketing, lho. “Aku lihat banyak brand nggak ngerti esports apa, padahal kalau di luar negeri banyak perusahaan bikin tim esports (adalah) perusahaan besar,” hal ini disampaikan oleh Shinta Dhanuwardoyo, pendiri PT Bubu Kreasi Perdana yang dilansir dari laman Inet.detik.

Tak hanya itu saja, menurut Shinta seseorang yang memainkan esports berlatih layaknya atlet sebagaimana umumnya. “Saya lihat nih banyak sekali anak esports, anak-anak yang pintar karena mereka harus fokus dan punya strategi. Kalau kita nggak pinter, pasti kita nggak jago main e-sport. Jadi sisi-sisi seperti itu yang harus diangkat daripada anak-anak ini dia enjoying game tapi tidak menghasilkan apa-apa,” lanjutnya.

Tapi pernah gak sih kalian bertanya, “Bagaimana bisa bermain video game menjadikan seseorang sebagai atlet?” atau “Bagaimana bisa kegiatan tersebut dianggap sebagai olahraga?”

Nah, untuk itu berikut adalah hal-hal yang berhubungan fisik yang bisa didapatkan melalui esports seperti dilansir dari laman IDNTimes.

Skill Motorik yang Luar Biasa

Mereka yang mengikuti esports, apalagi yang menggunakan PC ternyata memiliki kemampuan bergerak yang sangat hebat dibandingkan dengan orang biasa. Hal itu disebabkan para atlet esports mampu melakukan gerakan di keyboard dan mouse hingga 400 gerakan untuk tiap menitnya, di mana kedua tangan memiliki gerakan yang berbeda di saat yang bersamaan, sehingga otak juga bekerja sangat keras.

Memiliki Denyut Nadi Setara Atlet Maraton

Para atlet esports memang tampak seperti orang malas yang hanya duduk di depan layar kaca komputer. Padahal menurut sebuah hasil penelitian kegiatan tersebut ternyata lebih kompleks dari yang dibayangkan. Sebab mereka yang bermain strategy game memiliki denyut nadi hingga 160 sampai 180 denyutan dalam satu menit. Hal itu setara dengan orang-orang yang berlari sangat cepat layaknya maraton lho!

Diperlukan Latihan untuk Masalah Posisi Tubuh

Selain fakta diatas, adapula fakta menarik bahwa rata-rata atlet esports ternyata memiliki bentuk tubuh yang kurang sehat lantaran bermain game dalam posisi yang tidak baik ketika pertama kali. Padahal hal tersebut sangat mempengaruhi kinerja mereka dalam bermain. Oleh karena itu, mereka dilatih untuk posisi tubuh, khususnya bagian bahu dan leher.

Kontrol Gizi dan Nutrisi yang Baik

Selain itu, nutrisi para atlet esports pun juga turut diperhatikan, sebab mereka duduk berjam-jam di depan layar untuk latihan. Sehingga mereka yang menjadi pemenang ternyata melakukan diet sehat yang setara dengan atlet olahraga lain. Tak hanya itu saja, mereka juga mendapatkan nutrisi tambahan dari ginseng untuk meningkatkan sirkulasi otak.

Selain hal-hal yang berhubungan fisik yang bisa didapatkan melalui esports, kira-kira apa saja sih manfaat esports yang memberikan sejumlah manfaat bagi para pemain yang dilansir dari laman Liputan 6.

Pertama, Membantu hilangkan stres. Setelah merasakan penat seharian penuh beraktivitas, dikejar-kejar deadline, ada kalanya kalian harus memutar otak untuk menemukan strategi bermain yang tepat agar dapat mengalahkan lawan. Walaupun sekilas malah membuatmu semakin stres, namun kenyataannya justru bermain esports yang kompetitif, malah membuat pikiranmu menjadi lebih fresh.

Sehingga tak heran kalau kalian langsung melupakan si bos yang galak dan menyebalkan saat sedang bermain game esports. Selain itu, berinteraksi dan bercanda dengan sesama rekan atau bahkan lawan esports pun juga menjadi stress reliever tersendiri.

Kedua, Dapat membantu tingkatkan kesehatan. Terdengar tidak masuk akal? Eits, tunggu dulu! Atlet esports memang akan menghabiskan waktu berjam-jam untuk bermain game yang identik dengan aktivitas tidak sehat. Tapi karena itulah mereka jadi rajin menjaga kondisi stamina agar tetap prima. Bahkan banyak atlet Esports yang memiliki keanggotaan di gym, lho!

Makanan yang dikonsumsi pun tidak sembarangan. Layaknya atlet cabang olahraga lainnya, atlet esports juga sangat menjaga pola makan, yakni menghindari makanan berkarbohidrat dan bersodium tinggi seperti potato chips dan mie.

Ketiga, Esports dapat menumbuhkan kemampuan bersosialisasi yang baik. Selama ini banyak yang beranggapan bahwa gamers esports adalah orang-orang yang antisosial. Siapa bilang? Kalian akan terkejut saat menemukan fakta bahwa mayoritas atlet esports adalah orang-orang yang paling ramah. Hal Ini dikarenakan kebanyakan games esports adalah permainan yang berbasiskan multiplayer, sehingga koordinasi antara masing-masing pemain dalam satu tim memang sangat dibutuhkan.

Tentu saja dalam hal ini, rasa kebersamaan di dalam tim esports tersebut sangatlah dijunjung tinggi. Bahkan, bagi kalian yang baru masuk sebagai newbie di dalam dunia esports, para senior pun dengan senang hati mengajari berbagai macam tips dan trik untuk memenangkan pertandingan.

Keempat, Membantu mengatasi kecanduan. Setiap orang tentu memiliki kecenderungan untuk ketagihan terhadap sesuatu, seperti kebiasaan makan makanan junk food, merokok atau bahkan minum minuman keras. Namun, saat kalian memasuki ke dalam dunia esports, kecanduan tersebut secara perlahan dapat dikurangi. Alasannya karena aktivitas yang menuntut para pemain untuk duduk berjam-jam di depan layar komputer harus membutuhkan kondisi stamina yang baik. Sehingga para pemain esports benar-benar harus meninggalkan kebiasaannya untuk merokok, mengkonsumsi terlalu banyak junk food, apalagi minum minuman beralkohol.

Kelima, Kemampuan multitasking meningkat. Tak hanya membantumu dalam mengatasi kecanduan, ternyata bermain esports pun juga mampu meningkatkan multitasking seseorang. Apalagi permainan esports seperti jenis FPS. Hal ini dikarenakan skill untuk melakukan multitasking menjadi ‘harga jual’ yang cukup tinggi, terutama di tengah-tengah kompetisi sengit dalam mendapatkan pekerjaan. Sehingga bergabung dengan esports bisa menjadi sarana bagi kalian untuk belajar mengembangkan kemampuan dalam bermultitasking, serta sangat berguna saat kalian terjun di dunia kerja. Itulah pengertian dan manfaat dari esports yang perlu kalian ketahui. (IAA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *